Kembali Tunjukan Eksistensi, Bank Banten Siap Akselerasi Penerapan Perbankan Digital

Berita.press, Banten – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten/BEKS) terus menunjukan eksistensinya setelah dinyatakan sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Setelah sebelumnya perseroan tersebut telah mencanangkan budaya perusahaan baru, yakni TRUST. Kini, Bank kebanggaan masyarakat Banten tersebut tengah mengakselerasi penerapan perbankan digital.

Demikian dikatakan Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin, pada Webinar Kebangkitan Nasional dan Peran Alumni UIN yang dihelat bersamaan dengan pelantikan Pengurus Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) Syarif Hidayatullah periode 2020-2024, Sabtu (22/5).

“Saat pandemi Covid-19, kebutuhan terhadap layanan digital semakin meningkat. Oleh karena itu, Perseroan membutuhkan keandalan sistem teknologi informasi untuk mendukung daya saing dan memenuhi kebutuhan nasabah,” kata Agus dikutip dari Antara, Rabu, (26/5/2021)

“Pada tahun 2021, fokus Perseroan di bidang teknologi informasi adalah penguatan kapabilitas organisasi menuju perbankan digital dan sistem pembayaran yang terintegrasi,” lanjutnya.

Pentingnya digitalisasi perbankan membuat perseroan terus meningkatkan kemampuan dan kehandalan teknologi informasinya. Hal ini dilakukan untuk mendorong terwujudnya layanan digital Bank Banten guna memenuhi kebutuhan nasabah seraya mewujudkan ekosistem keuangan daerah berbasiskan layanan perbankan digital.

Akselerasi digitalisasi perbankan ini tentunya akan mendorong performa Perseroan sekaligus menempatkan Bank Banten sebagai lokomotif penggerak pertumbuhan perekonomian daerah.

“Adapun inisiatif yang tengah dilakukan antara lain adalah pengembangan aplikasi dan infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan perbankan secara menyeluruh dan berkelanjutan, melengkapi kebijakan dan prosedur untuk mendukung peningkatan kualitas tata kelola perusahaan yang baik, khususnya di bidang TI mengembangkan dan mendukung penguatan sistem pembayaran, baik dari segi keamanan dan kelancaran, serta proses pelaporan dan administrasi jasanya,” pungkas Agus.(Red)