Bupati Zaki Ingin Program Sanitasi di Kabupaten Tangerang Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Bupati Zaki Ingin Program Sanitasi di Kabupaten Tangerang Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Beritaraya.id, Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar meluncurkan kegiatan City Sanitation Summit ke-20 yang akan digelar di Kabupaten Tangerang pada September mendatang.

Launching City Sanitation Summit Expo ke-20 tahun 2022 tersebut digelar beberapa hari lalu di Aula Pendopo Bupati Tangerang secara virtual hybrid dengan seluruh kepala daerah anggota Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), ditulis, minggu, (31/7/2022).

Bupati mengatakan kegiatan CSS ke-20 yang akan digelar pada tanggal 8 September 2022 mendatang, Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi tuan rumah untuk musyawarah saja tetapi juga eksebisi dan kegiatan expo.

Pemkab Tangerang nanti akan mempromosikan semua kegiatan yang menyangkut dengan sanitasi masyarakat, baik itu sanitasi berbasis sekolah dan berbasis pondok pesantren maupun instalasi pengolahan air limbah komunal serta air minum perpipaan dari PDAM.

“Ini semua akan dipromosikan mendukung program yang 100 persen merupakan sanitasi yang baik, bersih, aman dan sehat untuk masyarakat Termasuk pembangunan WC di rumah warga dan bedah rumah. Program Gebrak Pakumis, secara umum program Gerbang Mapan juga kita ikut sertakan,” ujar Bupati dalam keterangannya.

Bupati ingin menjadikan sanitasi berbasis sekolah, sanitasi berbasis pondok pesantren, kemudian IPAL komunal menjadi program yang bisa diaplikasikan dan direplikasi di daerah-daerah lain. Menurut dia seluruh penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri itu bersumber dari sanitasi yang tidak baik.

“Untuk mengurangi dampak penyakit tersebut maka dari itu program sanitasi untuk masyarakat perlu menjadi prioritas pembangunan daerah melalui apa saja. Yang paling penting adalah melalui sarana dan fasilitas pendidikan. Kenapa fasilitas pendidikan, karena ini akan membangun karakter anak-anak sejak dini,” imbuhnya.

Lanjut dia, ada beberapa lokus yang akan dikunjungi, salah satunya Desa Ketapang Kecamatan Mauk, kemudian ada SMPN 2 Curug yang telah mengimplementasikan sanitasi sekolah berupa program kurasaki, program kehati dan program-program lainnya untuk anak-anak sekolah.

“Setelah itu ada pondok pesantren yang nanti akan menampilkan sanitasi berbasis pondok pesantren dan RSUD Balaraja yang merupakan salah satu RSUD yang sudah menerapkan program sanitasi dan kesehatan, baik di aspek pelayanan maupun lingkungan rumah sakitnya,” tutupnya.