Ken Setiawan: Ledakan di Astana Anyar Pemanasan Jelang Natal dan Tahun Baru

Ledakan di Astana Anyar Pemanasan Jelang Natal dan Tahun Baru – BERSAMA LAWAN RADIKALISME

Lampung – Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan, mengatakan, sel-sel aktif terorisme diindikasi masih terus berkembang dan aktif di berbagai daerah di Indonesia.

Ken bercerita bahwa dua hari menjelang Lebaran 1421 Hijriyah, bom meledak serentak di sejumlah gereja di Indonesia saat bersamaan berlangsung Misa Natal pada Minggu, 24 Desember 2000

Satu minggu jelang perayaan paskah 2021 juga ada dua terduga teroris meledakan bom bunuh diri di depan gereja katedral Makasar Sulawesi Selatan yang tentunya peristiwa tersebut menambah deretan panjang serangan bom yang menyasar gereja di Indonesia.

“Untuk itu pula, perlu diwaspadai gerakan terorisme saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang,” kata Ken.

Indikasi tersebut, menurut Ken, ditandai dengan para pelaku terorisme di beberapa wilayah Tanah Air yang ditangkap tim densus 88 baru-baru ini.

Ken mengharapkan seluruh jajaran aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan jaringan teroris.

Terlebih menurut Ken, saat Natal dan Tahun Baru menjadi situasi sangat riskan dan harus dikawal ketat agar perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun itu dapat berjalan dengan aman dan nyaman. (RED)

Beritaraya.ID Ingin Mendapatkan Informasi Terbaru ?
Dismiss
Allow Notifications