Tutup Iklan
Hukum & Kriminal

Mafia Pupuk Merajalela, Jaksa Agung Perintahkan Jajarannya Operasi Intelijen

×

Mafia Pupuk Merajalela, Jaksa Agung Perintahkan Jajarannya Operasi Intelijen

Sebarkan artikel ini
Jaksa Agung Perintahkan Jajarannya Untuk Ungkap Mafia Pupuk
JAKARTA, BERITARAYA.ID – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar segera menelusuri dan mengidentifikasi melalui operasi intelijen apakah di wilayah hukum masing-masing ada upaya praktik-praktik curang pupuk bersubsidi, cermati betul setiap proses distribusi pupuk bersubsidi tersebut apakah tepat sasaran dan segera tindak apabila ada pihak-pihak yang mencoba bermain terkait pupuk

“Ungkap adanya mafia pupuk, rakyat butuh keberadaan pupuk.” tegas Burhanuddin melalui keterangan pers Kepala Pusat Penerangan Hukum yang diterima BeritaKanal pada Sabtu (8/1/2022).

Berita Ini Di Sponsorin Oleh :
Scroll Ke Bawah Untuk Lihat Konten

Arahan Jaksa Agung disampaikan saat Kunjungan Kerja di Lingkungan Kejaksaan Tinggi Jambi pada Jumat (7/1/2022) bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, baik secara daring maupun luring.

Burhanuddin menyampaikan bahwa Jambi memiliki peranan penting dalam penyediaan stok pangan di Indonesia.

“Berdasarkan data yang diperoleh berdasarkan situs Kementerian Informasi dan Informatika Republik Indonesia, Provinsi Jambi mendapatkan Penghargaan di Bidang Pertanian di tahun 2021 dengan menduduki peringkat ke-lima dalam katagori Peningkatan Produksi Beras Tertinggi Tahun 2020-2021,”ungkapnya.

Selain itu lanjut Burhanuddin dalam katagori Provinsi dengan Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi Periode Januari 2020 sampai dengan Juni 2021, Provinsi Jambi menduduki peringkat ke-tiga, hal ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan dan sudah sepatutnya harus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan kembali, mengingat potensi Jambi dalam bidang agraris cukup menjanjikan, ungkap Jaksa Agung.

“Berdasarkan hal tersebut, maka untuk keberadaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi memegang peranan penting dalam menopang prestasi Jambi sebagai lumbung pangan peringkat tiga nasional, ketahanan pangan merupakan isu strategis yang harus diamankan dan oleh karena itu, sangat disayangkan terjadinya isu di Kabupaten Blora terkait kasus penyelundupan dan penimbunan pupuk bersubsidi, hal tersebut sudah pasti sangat meresahkan dan mengganggu para petani dalam meningkatkan hasil pangan sehingga efek domino dari berkurangnya produksi pangan akan mengganggu satabilitas ekonomi,” ujarnya.