Tutup Iklan
BeritaDaerahPendidikan

Terkait Pungli Di Sekolah, Alex Prabu : Rotasi Segera di Realisasikan, Banyak Yang Masih Punya Integritas dan Jujur

139
×

Terkait Pungli Di Sekolah, Alex Prabu : Rotasi Segera di Realisasikan, Banyak Yang Masih Punya Integritas dan Jujur

Sebarkan artikel ini

TANGERANG SELATAN, BERITARAYA.ID – Anggota Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PSI, Alexander Prabu meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tangsel untuk segera melakukan rotasi kepala sekolah.

Hal itu, Ia ungkapkan ketika di tanya terkait dengan pernyataan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan yang akan merotasi kepala terkait tentang banyaknya pungutan liar yang di terima oleh Inspektorat Kota Tangerang Selatan beberapa waktu yang lalu.

Berita Ini Di Sponsorin Oleh :
Scroll Ke Bawah Untuk Lihat Konten

“Saya Setuju, Pasti Bang Pilar pasti punya data. Entah Itu dapat laporan dari Inspektorat atau laporan dari masyarakat terkait pungli di sekolah. Karena Pungli sudah menjadi bentuk jamak di Tangsel ini, Saya juga banyak mendapat laporan terkait dengan pungli ini, makanya saya minta secepatnya bang pilar segera merealisasikan” Ungkapnya ketika di temui Redaksi Beritaraya.id di Ruangan Fraksi PSI, DPRD Tangerang Selatan, rabu (16/2/22).

Baca juga : Pilar Akui Sekolah Di Tangsel Banyak Pungli, SPRI Banten: Mencoreng Dunia Pendidikan

Alex juga mengatakan jika ini upaya dari Pilar ingin melakukan pembersihan terhadap dunia pendidikan dengan melakukan rotasi kepala sekolah, dirinya meminta kepada pemkot untuk memilih kepala sekolah yang baik dan punya Integritas serta jujur.

“Sekolah merupakan tempat melatih anak untuk menjadi pintar dan berbuat jujur, Jika leadernya (Kepala Sekolah) tidak Punya Integritas dan jujur bagaimana dengan anak-anak didiknya nanti?” ujarnya

Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini di Tangerang Selatan banyak kepala sekolah SD dan SMP yang masih merangkap jabatan, prabu meminta pemkot tangsel untuk segera melantik secepatnya  dan kedepannya jangan sampai ada lagi Kepala Sekolah yang merangkap jabatan.

Baca Juga : Kornas Jokowi Milenial Tantang Wakil Walikota Tangerang Selatan, Ada Apa ?

“Pelantikan Kepala Sekolah kan sempat tertunda beberapa kali, Diharapkan Kadis yang baru bisa segera melantiknya. Dilapangan, Banyak sekali calon kepala sekolah yang masih muda, dan mempunyai Integritas masih menunggu untuk di berikan kesempatan. Supaya regerenasi dan kontinuitas di dunia pendidikan tetap berjalan, jangan sampai kedepannya kita mendengar adanya kepala sekolah yang melakukan pungli dan juga rangkap jabatan” tutupnya

Untuk diketahui sebelumnya Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa Inspektorat Kota Tangerang Selatan banyak menerima aduan mengenai pungutan liar yang terjadi di lingkup sekolah sepanjang 2021 lalu dan akan melakukan rotasi seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP di Tangerang Selatan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dalam kurun setahun Inspektorat Kota Tangerang Selatan telah menerima sebanyak delapan pengaduan dugaan kasus pungutan liar yang terjadi di lingkungan sekolah.

Baca juga : Pilar Akan Rotasi Kepala Sekolah Terkait Banyaknya Pungutan Di Sekolah, Pengamat Pendidikan : Semoga Tidak Jadi Wacana

Banyak yang mendukung tindakan Pilar dalam melakukan pembersihan pungli di dunia pendidikan, salah satunya dari Ketua Umum Kornas-Jokowi Milenial, Riyon yang menyatakan mendukung Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan untuk melakukan perubahaan khususnya terkait pungutan liar yang ada di sekolah-sekolah.

“Kami, Sebagai pendukung Jokowi tentunya terus mengawal program yang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat. Jika memang sudah diketahui adanya pungutan liar disekolah, Kami berharap kepada para pemangku kebijakan di Tangsel jangan tutup telinga,tutup mata” ujar Riyon ketika di wawancarai oleh Beritaraya.id di bilangan Jakarta Selatan, Jumat (21/01/22).

Oleh karena itu Kornas-Jokowi Milenial  menunggu realisasi dan aksi nyata dari Pemkot terkait pungli di dunia pendidikan tangerang selatan.

“Kami menantang, apa yang di sampaikan oleh Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan,  Apa yang dia katakan di beberapa media bahwa  akan melakukan rotasi dan sebagainya. Bila perlu kami menantang jangan hanya rotasi tapi juga bila perlu laporkan secara hukum, supaya masyarakat tidak lagi dirugikan. Apalagi sekarang dalam masa pandemi Covid, masyarakat lagi susah malah terkena pungli” Tegasnya

Riyon menambahkan secara umum persoalan pungli ini bukan hanya terjadi di Tangsel, tapi juga di seluruh Indonesia. Tapi dalam Konteks ini, pemkot Tangsel juga harus membuktikan perubahan itu. Jadi bukan hanya sekedar kata-kata yang di ucapkan ke Media, Tapi tindakan nyatanya apa, bukan hanya wacana semata.

“Kami juga mendapatkan banyak laporan dari masyarakat tangsel yang terkena pungli di sekolah. Kami minta kepada Pemkot Tangsel terbuka kepada masyarakat dalam memberantas pungli ini. Dan juga bukan hanya sekedar wacana saja” Ungkapnya

Baca juga : Pegiat Kemanusian Tangsel Buka Suara Terkait Adanya Dugaan Pungli Dari Tingkat SD Sampai SMA

Sementara itu, Pengamat Pendidikan Eko Pepe menilai positif rencana Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan untuk merotasi sejumlah kepala sekolah, baik tingkat SD maupun SMP.

Menurutnya, rotasi dan mutasi kepala sekolah SD dan SMP harus dilakukan sesegera mungkin, karena ini menjadi program prioritas utama 100 hari dari Walikota Tangsel Benyamin Davnie.

Dirinya berharap bahwa kebijakan rotasi mutasi ini bisa segera di laksanakan dan bukan hanya wacana saja. Karena saat ini masih banyak SD dan SMP di Tangerang Selatan yang tidak memiliki Kepala Sekolah tetap.

Hal senada juga di ungkapn oleh Sekretaris DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Banten Heru Pur, yang menyayangkan banyaknya dugaan praktik pungutan liar yang terjadi di dunia pendidikan Kota Tangerang Selatan.

Heru menambahkan bahwa, DPD SPRI Banten juga menerima laporan dari masyarakat terkait masalah pungli ini. Salah Satunya terkait dugaan penggelapan DANA PIP 2020 di SMPN 17 Tangerang Selatan oleh Kepala sekolah.

“Adanya dugaan oknum pejabat sekolah yang melakukan pungli, dengan alasan sumbangan, atau dalih apapun, tetap tidak bisa dibenarkan” ungkapnya  Senin (17/01/22)